Profil

Jumat, 15 Juli 2016

Hakikat Mata Pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan



Hakikat Pendidikan kewarganegaraan (PKn) di sekolah dasar ada 3 macam, yaitu:
1.         Pendidikan Politik
            Kata  politik secara umum memiliki makna yaitu berarti (a) kekuatan atau force (b) kekuasaan/pemerintah atau governance (c) kekuatan atau power (d) kebijaksanaan atau polecy dan (e) pengaruh atau influence

MAKALAH PENDIDIKAN HAK DAN AZASI PROBLEMA PENEGAKAN HUKUM DAN HAM DI INDONESIA



BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang
            Hak merupakan unsur normatif yang melekat pada diri setiap manusia sejak manusia masih dalam kandungan sampai akhir kematiannya. Di dalamnya tidak jarang menimbulkan gesekan-gesekan antar individu dalam upaya pemenuhan HAM pada dirinya sendiri. Hal inilah yang kemudian bisa memunculkan pelanggaran hukum dan HAM seorang individu terhadap individu lain,kelompok terhadap individu, ataupun sebaliknya.

FUNGSI DAN MANFAAT MEDIA PEMBELAJARAN

      Media pengajaran digunakan dalam rangka upaya peningkatan atau mempertinggi mutu proses kegiatan belajar-mengajar. Oleh karena itu harus diperhatikan prinsip-prinsip penggunaanya antara lain:

1.      Penggunaan media pengajaran hendaknya dipandang sebagai bagian integral dari suatu sistem pengajaran dan bukan hanya sebagai alat bantu yang berfungsi sebagai tambahan yang digunakan bila dianggap perlu dan hanya dimanfaatkan sewaktu-waktu.
2. Media pengajaran hendaknya dipandang sebagai sumber belajar yang digunakan dalam usaha memecahkan masalah yang dihadapi dalam proses belajar-mengajar.

Tips Menumbuhkan Semangat Belajar Anak

           Pada dasarnya manusia merupakan makhluk pembelajar. Sebagai contoh, bayi di masa petumbuhannya akan mengalami proses miring, tengkurap, merangkak, berjalan dan akhirnya berlari. Hal ini semua bisa mereka lalui karena mereka belajar untuk bisa melakukannya. Tidak ada orang yang memberikan pelajaran bagaimana cara merangkak, atau cara berdiri. Ketika waktunya sudah tiba, maka anak akan belajar sendiri untuk melakukannya.

Pada masa-masa pertumbuhannya, orang tua atau orang-orang terdekat, sering melarang bayi ketika memegang sesuatu. Seperti contoh ketika bayi di usia satu tahun, mereka sering memasukkan barang ke mulutnya. Atau ketika mereka melihat sebuah benda, dan mereka ingin memegangnya, orang tua sering melarang anak melakukannya. Sayangnya banyak yang tidak menyadari cara mereka melarang anak keliru, seperti membentak dan memberikan alasan yang tidak jelas. Akibat dari perilaku keliru ini bisa saja membuat anak malas untuk belajar ke depannya. Ketika anak memasuki usia sekolah, anak sangat susah untuk diajak belajar mengenal huruf dan angka atau belajar hal-hal lainnya.

Kamis, 14 Juli 2016

Problema Pendidikan Multikultural di Indonesia



BAB I
PENDAHULUAN
A.  Latar Belakang
Sejak lama, seluruh bangsa Indonesia selalu diingatkan agar selalu hidup berdampingan secara damai dalam masyarakat yang beraneka suku bangsa, agama, ras, dan antar golongan. Kita diseru untuk mengerti, menghayati, dan melaksanakan kehidupan bersama demi terciptanya persatuan dan kesatuan dalam perbedaan sebagaimana semboyan Bhinneka Tunggal Ika. Artinya kita selalu diingatkian untuk menghargai dan menghayati perbedaan SARA sebagai unsur utama yang mempersatukan bangsa ini dan bukan dijadikan alasan terjadinya konfik. Dalam studi sosial, ajarkan agar selalu hidup berdampingan secara damai (koeksistensi damai) ini merupakan bentuk sosialisasi nilai yang terkandung dalam multikulturalisme.

RPP Kurikulum 2013 kelas 1 SD tema Kegemaranku



RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)
Satuan Pendidikan      : SD
Kelas / Semester          : 1/1
Tema / Sub Tema        : Kegemaranku (2) / Gemar Bernyanyi dan Menari (2)
Pembelajaran Ke         : 2

A.    Kompetensi Inti
KI 1 :   Menerima dan menjalankan ajaran agama yang dianutnya
KI 2 :   Menunjukkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, santun, peduli, dan percaya diri dalam berinteraksi dengan keluarga, teman, dan guru
KI 3:    Memahami pengetahuan faktual dengan cara mengamati [mendengar,         melihat, membaca] dan menanya berdasarkan rasa ingin tahu tentang    dirinya, makhluk ciptaan Tuhan dan kegiatannya, dan benda-benda yang             dijumpainya di rumah dan di sekolah
KI 4:    Menyajikan pengetahuan faktual dalam bahasa yang jelas dan logis, dalam             karya yang estetis, dalam gerakan yang mencerminkan anak sehat, dan             dalam tindakan yang mencerminkan perilaku anak beriman dan berakhlak         mulia

RPP Bahasa Indonesia Kelas 1 SD tentang Membaca Puisi Anak



RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
Satuan Pendidikan      : SDN 03 Pontianak Kota
Kelas / Semester          : 1 (Satu) / 2 (Dua)
Tema Pembelajaran     : Lingkungan Sekitar
Jumlah Pertemuan       : 1 x Pertemuan (3 x 30 menit)

A.    Standar Kompetensi
           7.      Memahami teks pendek dengan membaca lancar dan membaca puisi anak

B.     Kompetensi Dasar
7.2   Membaca puisi anak yang terdiri atas 2-4 baris dengan lafal dan intonasi yang tepat